Senin, 26 Maret 2012

HAI GUYS... 

BUAT KAMU ANAK ANAK CAMAR CUMIR KHUSUS DAERAH MEDAN DAN SEKITARNYA, KALAU PUNYA HOBBI DIFOTO ATAU INGIN MENGABADIKAN SUATU MOMENT ACARA PENTING DALAM HIDUP KAMU, AYOOO ABADIKAN BERSAMA





kamu bisa hubungin camar cumir melalui facebook yang sudah tertera di foto yang ada dibawah ini, kita tunggu yaaa :)


Rabu, 21 Maret 2012

Anatomi otot ektremitas inferior


1.      Anatomi otot ektremitas inferior
Otot rangka / otot lurik merupakan otot yang melekat pada tulang. Tipe otot rangka diantaranya adalah :
o   Serat berserabut, memiliki banyak inti
o   Dipersarafi oleh saraf motorik somatic (volunter / disadari)
o   melekat pada tulang
o   diameter otot rangka 10 – 80 mikro meter
o   setiap 1 serat saraf dilapasi oleh jaringan elastic tipis atau sarcolemma
Otot betis pada pemicu pada gambar disebut dengan Musculus Gastrocnemius

2.      Histology otot
Histology dari otot adalah :
o   Otot adalah jaringan peka rangsangan
o   Mengandung protein-protein kontraktil
o   Diameter 10 – 80 mikro meter
o   Sarkolemma : membrane sel otot
o   Sarkoplasma terdiri dari beberapa organelle, antara lain :
§  Mitochondria yang dapat menghasilkan ATP
§  Reticulum sarkoplasma
§  Myofibril :
·         Terdiri dari Filament myosin dan filament aktin
·         Warna terang : aktin -> I band (isotropic)
·         Warna gelap : myosin -> A band (anisotropic)
·         Gambaran stiae (lurik)
§  Berinti lebih dari satu

3.      Fisiologi dan biokimia otot ekstremitas inferior
Serat otot rangka  : merupakan sel otot. serat otot rangka terdiri dari ratusan myofibril
o   Membrane :           sarkolema
o   Plasma       :
§  Sarkoplasma
§  Reticulum sarkoplasmik tempat ion Ca > mengontrol kontraksi
o   Diujung otot :
§  Serat otot mengumpul menjadi tendon otot
§  Sarkolema menyatu dengan serat tendon (tendon melekat ke tulang)
Energy kontraksi otot : pemakaian energy pada kontraksi otot yaitu dengan suplay energy yang menggunakan ATP untuk :
§  Sliding aktin – myosin (utama)
§  Memompa ion Ca dari sarkoplasma kembali ke dalam reticulum sarkoplasmik setelah kontraksi selesai
§  Memompa ion Na dan K
Konsentrasi ATP didalam serat otot hanya cukup untuk kontraksi selama 1-2 detik, ADP dari pemecahan ATP segera di reposforilasi menjadi ATP. Sumber energy untuk reposforilasi :
o   Posfokeratin (konsentrasi hanya 5 x ATP -> memperpanjang kontraksi sampai 5- 8 detik)
o   Glikolisis : glikogen otot -> asam piruvat dan asam laktat
o   Metabolisme oksidatif : >95% dari seluruh energy yang diperlukan untuk kontraksi otot jangka panjang
Dalam keadaan normal, tubuh mempunyai cadangan O2 kurang lebih 2 L untuk metabolism aerobic yang terdiri atas :
§  0,5 L didalam paru
§  0,25 L terlarut didalam cairan tubuh
§  1 L berikatan dengan Hb
§  0,3 L berkaitaan dengan mioglobin
Pada exercise berat, semuanya terpakai dalam 1 menit untuk metabolism aerobic. Setelah exercise selesai : cadangan O2 harus diganti kembali melalui respirasi, diperlukan kembali 9 L tambahan O2 untuk penggantian system posfagen dan system laktat. Jumlah O2 yang harus dibayar ini disebut hutang O2.